Minggu, 27 Maret 2016

Posted on 01.20 by Makan sarang Lebah asli, Gimana rasanya ?

No comments

Posted on 01.20 by Makan sarang Lebah asli, Gimana rasanya ?

No comments

Posted on 01.19 by Makan sarang Lebah asli, Gimana rasanya ?

No comments

Posted on 01.10 by Makan sarang Lebah asli, Gimana rasanya ?

No comments

Senin, 16 Maret 2015









BANDA ACEH

Desa Lamjabat merupakan salah satu daerah di Kota Banda Aceh yang terkena musibah tsunami paling parah, 26 Desember 2005. Areal tambak udang yang merupakan mata pencaharian pokok warga setempat hancur dan berubah menjadi laut.



Namun, setelah hampir 10 tahun tsunami berlalu, kawasan tambak tersebut secara perlahan tetapi pasti kini sudah mulai berubah setelah sebagian warga membudidayakan kepiting sangkak.



Budi daya kepiting sangkak yang dimulai dirintis pada tahun 2007 oleh Herlen Munsyah, terus berkembang, dan kini menjadi salah satu komoditas ekspor andalan masyarakat Banda Aceh.



Kepiting sangkak atau dalam masyarakat pesisir Jawa disebut kepiting soka merupakan kepiting dengan kulit lunak karena dipanen saat kepiting tersebut sedang berganti cangkang. Saat cangkang kepiting belum mengeras, kepiting itu dipanen.



Kepiting soka merupakan kepiting dengan cangkang lunak yang melakukan pergantian cangkang secara alami. Biasanya, pembudidaya menggunakan teknik khusus untuk mempercepat proses pergantian cangkangnya.

Posted on 09.05 by Makan sarang Lebah asli, Gimana rasanya ?

No comments

Jumat, 13 Maret 2015


            PENGERTIAN STOP MOTION

 Animasi Stop motion adalah suatu teknik animasi untuk membuat objek yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak sendiri. Setiap pergerakan dari objek tersebut difoto (frame individual), sehingga menciptakan ilusi gerakan ketika serangkaian frame dimainkan berurutan secara berkesinambungan. Tokoh/objek dari tanah liat sering digunakan dalam stop motion untuk kemudahan mereka mereposisi. Gerakan animasi menggunakan tanah liat disebut clay animation or clay-mation. Pada umumnya animasi awalnya bukan video, melainkan kumpulan gambar yang berurutan sehingga akhirnya menjadi sebuah video. Begitu pun stop motion, juga terdiri dari kumpulan gambar yang berurutan. Namun kumpulan gambar yang didapatkan dalam stop motion tidak lah sehalus pengerjaan animasi dengan komputer. Karena pengambilan sebuah gambarnya memerlukan penggerakan objek secara manual. Dan objeknya bukanlah benda hidup.  



Kenapa di sebut STOP MOTION ?
Dalam perkembangannya, stop motion animation sering disebut juga sebagai claymation, karena animasi ini sering menggunakan clay (plastisin/tanah liat) sebagai objek yang digerakkan. Berdasarkan teknik penggarapannya, selain limited animation, dan teknik yang paling baru adalah CGI atau Computer Generated Imagery, penggarapan animasi dengan teknik stop motion sebenarnya tergolong paling kuno dan sangat sederhana sekali. Tidak diperlukan satu keahlian khusus dalam membuatnya, yang paling dibutuhkan dalam pengerjaannya teliti dan telaten. Animasi ini bukan animasi yang bisa dibuat dalam waktu singkat. Namun, semua orang bisa mencobanya. Peralatan yang dibutuhkan hanyalah kamera foto atau kamera video tipe apa pun, tripod atau apapun yang dapat menyanga kamera tepat pada tempatnya, dan yang paling penting adalah objeknya. Cukup dengan menggunakan tangan sendiri, kita pindahkan posisi objek berupa boneka, model, atau gambar secara perlahan-lahan. Dan setiap pergerakan itu direkam dengan kamera foto ataupun kamera video. Ketika hasil rekaman itu kita susun berurutan, maka yang tercipta adalah kesan seolah-olah objek bergerak dan hidup.
Animasi stop motion diciptakan
Yaitu dengan menggambar ekspresi wajah sebuah tokoh kartun pada papan tulis, diambil gambarnya dengan still camera,  kemudian dihapus untuk menggambar ekspresi wajah selanjutnya

Berikut Hasil Video stop Motion saya, dan dalam vidio yang berdurasi 1.18 Menit ini terdiri dari 99 photo saja, hasilnya bisa di Lihat di link ini https://www.youtube.com/watch?v=t7Kk906nJu8 . Dan vidio ini saya buat untuk membantu rekan Saya Zul, dan ini di persembahkan untuk sang pujaan hatinya.

Posted on 20.15 by Makan sarang Lebah asli, Gimana rasanya ?

No comments

Senin, 09 Maret 2015




Analisis Deskriptif?
mungkin dari kita semua, sebenarnya buat apa sih itu analisis deskriptif?
yang penting kan analisis inferensia. yang sangat ribet akan rumus-rumus dan asumsi2 yang sangat ribet.
kali ini saya akan membahas sedikit analisis deskriptif itu bagaimana?

Sebelum masuk lebih jauh kita lihat dulu luarnya..

Menurut jenjang keilmuannya statistika dibedakan menjadi dua, yaitu statistika deskriptif dan statistika inferensia. Statistika deskriptif sering disebut sebagai statistika deduktif yang membahas tentang bagaimana merangkum sekumpulan data dalam bentuk yang mudah dibaca dan cepat memberikan informasi, yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, nilai pemusatan dan nilai penyebaran.

 kata para ahli, begini nih:
Iqbal Hasan (2001:7) menjelaskan bahwa statistik deskriptif adalah bagian dari statistika yang mempelajari cara pengumpulan data dan penyajian data sehingga mudah dipahami. Statistika deskriptif hanya berhubungan dengan hal menguraikan atau memberikan keterangan-keterangan mengenai suatu data atau keadaan. Dengan kata statistika deskriptif berfungsi menerangkan keadaan, gejala, atau persoalan. Penarikan kesimpulan pada statistika deskriptif (jika ada) hanya ditujukan pada kumpulan data yang ada.
Bambang Suryoatmono (2004:18) menyatakan Statistika deskriptif adalah statistika yang menggunakan data pada suatu kelompok untuk menjelaskan atau menarik kesimpulan mengenai kelompok itu saja
Menurut Sugiyono (2004:169) Analisis deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau   menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi.

jadi, menurut hemat penulis. analisis deskriptif adalah bagian dari statistik yang digunakan untuk manggambarkan atau mendeskripsikan data tanpa bermaksud mengenaralisir atau membuat kesimpulan tapi hanya menjelaskan kelompok data itu saja

Macam-macam Statistika Deskriptif:

Ukuran Numerik

Ukuran numerik dibagi menjadi dua, yaitu ukuran pemusatan data, meliputi mean, median, modus, serta ukuran penyebaran data, meliputi rentang, variansi, dan simpangan baku.

a) Ukuran Pemusatan
Ukuran pemusatan atau ukuran lokasi adalah beberapa ukuran yang menyatakan dimana distribusi data tersebut terpusat. (Howell, 1982). Ukuran pemusatan berupa nilai tunggal yang bisa mewakili suatu kumpulan data dan karakteristiknya (menunjukkan pusat dari nilai data).

Jenis-Jenis Ukuran Pemusatan antara lain:
1. Rata-rata (Mean)
Rata-rata merupakan ukuran pemusatan yang sangat sering digunakan. Keuntungan dari menghitung rata-rata adalah angka tersebut dapat digunakan sebagai gambaran atau wakil dari data yang diamati. Rata-rata peka dengan adanya nilai ekstrim atau pencilan.
2. Median atau Nilai Tengah
Median merupakan suatu nilai ukuran pemusatan yang menempati posisi tengah setelah data diurutkan
3. Modus
Modus adalah nilai yang paling sering muncul dari serangkaian data. Modus tidak dapat digunakan sebagai gambaran mengenai data (Howell, 1982)

b) Ukuran Penyebaran Data/Dispersi (Dispersion)
Ukuran penyebaran adalah suatu ukuran baik parameter atau statistika untuk mengetahui seberapa besar penyimpangan data. Melalui ukuran penyebaran dapat diketahui seberapa jauh data-data menyebar dari titik pemusatannya.

Jenis-Jenis Ukuran Penyebaran antara lain:
1. Rentang (Range) (=R)
Rentang (Range) dinotasikan sebagai R, menyatakan ukuran yang menunjukkan selisih nilai antara maksimum dan minimum. Rentang cukup baik digunakan untuk mengukur penyebaran data yang simetrik dan nilai datanya menyebar merata. Ukuran ini menjadi tidak relevan jika nilai data maksimum dan minimumnya merupakan nilai ekstrim
2. Variansi (Variance) (=S2 atau σ2)
Variansi (variance) dinotasikan sebagai S2 atau σ2 adalah ukuran penyebaran data yang mengukur rata-rata kuadrat jarak seluruh titik pengamatan dari nilai tengah (meannya).
3. Simpangan Baku (=s atau )
Simpangan baku (standar deviation) dinotasikan sebagi s atau σ, menunjukkan rata-rata penyimpangan data dari harga rata-ratanya. Simpangan baku merupan akar pangkat dua dari variansi.

sampai disini dulu, insya allah akan diupdate lagi.


Daftar pustaka :
http://statistikceria.blogspot.com/2012/01/teori-analisis-deskriptif.html

Posted on 00.35 by Makan sarang Lebah asli, Gimana rasanya ?

No comments